Tugas BPUPKI dan Tujuan Dibentuknya BPUPKI

Kali ini kami akan menjelaskan tentang Tugas dan Tujuan dibentuknya BPUPKI. Selain itu kami juga akan menjelaskan tentang anggota BPUPKI (termasuk Jumlah Anggota BPUPKI) dan hasil sidang BPUPKI termasuk waktu persidangan BPUPKI dan sidang bpupki 2.

Tujuan Dibentuknya BPUPKI

Tujuan Dibentuknya BPUPKI

BPUPKI adalah sebuah kependekan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Tujuan dibentuknya BPUPKI yaitu untuk mempelajari dn menyelidiki hal-hal yang dianggap penting yang berhubungan dengan pembentukan negara Indonesia yang medeka atau mempersiapkan hal-hal yang dianggap penting tentang tata pemerintahan Indonesia yang merdeka.

BPUPKI merupakan sebuah badan yang dibentuk oleh Jepang pada Tanggal 29 April 1945 yang bertepatan dengan Hari ulang tahun Kaisar Jepang saat itu yaitu Kaisar Hirohito. BPUPKI juga terkenal dengan sebutan dalam bahasa Jepang yaitu Dokuritsu Junbi Cosakaiatau yang kemudian seringkali dilafalkan dengan sebutan Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai. Jepang membentuk BPUPKI ini dengan harapan agar mendapatkan dukungan dari Bangsa Indonesia dengan menjanjikan sebuah kemerdekaan bagi Negara Indonesia.

Pada Saat pemberntukan BPUPKI, sebenarnya posisi pasukan Jepang sedang terjepit dan hampir mengalami kekalahan. Oleh karena itu merekapun berusaha untuk mencari cara agar mendapatkan dukungan dari siapapun agar dapat keluar dari kekalahan melawan pasukan Sekutu yang dipimpin oleh Amerika.

Jadi dapat disimpulkan bahwa, Jepang membentuk BPUPKI itu bukan karena adanya simpati dengan perjuangan Bangsa Indonesia ini, akan tetapi mereka lebih memikirkan tentang kondisi perang saat itu, yaitu mereka hampir mengalami kekalahan dengan pihak sekutu.

Anggota BPUPKI

Jumlah anggota BPUPKI adalah sebanyak 67 orang yang terdiri dari 60 orang ari Indonesia dan 7 orang dari Jepang. Kemudian yang diangkat sebagai ketua BPUPKI adalah Kanjeng Raden Tumenggung (K.R.T) Radjiman Wedyodiningrat. Wakil Ketua BPKUPKI sebanyak 2 orang, dimana satu orang berasal dari Indonesia dan satu orangnya lagi berasal dari Negara Jepang. Wakil ketuanya yaitu  dan wakilnya adalah Ichibangase Yoshio (Orang Jepang) Dan Raden Pandji Soeroso.

Tugas BPUPKI

BPUPKI Mempunyai Tugas utama yang sangat penting yaitu untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia yaitu Mempelajari Dan Menyelidiki Hal-Hal Yang meliputi Aspek-Aspek Politik, Ekonomi, Tata Pemerintahan Serta Hal-hal Lain Yang Dibutuhkan sebagai Persiapan untuk Kemerdekaan Indonesia.

Hasil Sidang BPUPKI

Sidang BPUPKI 1

Rapat kesatu diadakan di gedung chuo sangi in. Gedung ini terdapat di jalan pejambon nomor 6 Jakarta. Sekarang Gedung ini lebih dikenal dengan sebutan gedung Pancasila. Sidang dibuka pada tanggal 28 mei 1945, namun pembahasan dimulai keesokan harinya 29 mei 1945 dengan tema dasar negara. Sidang ini membahas dan merancang calon dasar negara Indonesia yang akan merdeka.

Pada rapat yang pertama ini, ada 3 orang yang mengajukan pendapatnya tentang dasar negara yaitu Mr. Muhammad Yamin, Prof. Dr. Mr. Soepomo dan Ir. Soekarno. Rapat pertama ini menghasilkan Lima Asas yang kemudian sekarang disebut dengan Pancasila yang merupakan Dasar Negara Indonesia.

Sidang BPUPKI 2

Rapat yang ke-2 dilaksanakan pada tangga 10 sampai dengan 17 Juli 1945 yang membahas tentang Bentuk Negara, Wilayah Negara, Kewarganegaraan, Rancangan Undang-Undang Dasar, Ekonomi Dan Keuangan, Pembelaan Negara, Pendidikan Serta Pengajaran.

Pada rapat kedua ini menghasilkan 3 konsep, yaitu pernyataan kemerdekaan Indonesia, pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar. Ketiga buah konsep tersebut disetujui di dalam sidang BPUPKI.

Adapun rincian hasil sidang  BPUPKI yang kedua dapat dirincikan sebagai berikut:

Wilayah Indonesia Merdeka Sudah Ditentukan. Wilayah Indonesia meliputi Wilayah Hindia Belanda, Ditambah Dengan Malaya, Borneo Utara, Papua, Timor-Portugis Serta Pulau-Pulau yang ada Disekitarnya;
1.    bentuk negara yaitu kesatuan atau unitaris;
2.    bentuk pemerintahan yaitu republik;
3.    bendera nasional yaitu Merah Putih;
4.    bahasa nasional yaitu Bahasa Indonesia;
5.    pernyataan kemerdekaan Indonesia;
6.    pembukaan dan batang tubuh Undang-Undang Dasar.

Pembubaran BPUPKI


Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan karena dianggap sudah menyelesaikan tugas-tugasnya. Setelah BPUPKI dibubarkan, dibentuk kembali sebuah panitia yang melanjutkan persiapan kemerdekaan Indonesia yang kemudian diberi nama PPKI atau Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Dalam bahasa Jepang PPKI adalah Dokuritsu Junbi Inkai. PPKI ini diketuai Ir. Soekarno.

Demikian Tugas Bpupki dan Tujuan Dibentuknya BPUPKI serta sejarah BPUPKI. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel