Tupoksi Sekretaris Desa

Tupoksi Sekretaris Desa diatur didalam Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 Tentang Susunan Organisasi Dan Tata Kerja Pemerintah Desa. Untuk Tugas Sekretaris Desa diatur dalam pasal 7 Ayat 2 dan untuk fungsi Sekretaris Desa Diatur dalam pasal 7 Ayat 3.

Tupoksi Sekretaris Desa

Tugas Sekretaris Desa

Berdasarkan Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 pasal 6 ayat 2 disebutkan bahwa Sekretaris Desa memiliki tugas untuk membantu Kepala Desa dalam bidang administrasi pemerintahan. Berdasarkan pasal ini jelas disebutkan bahwa Sekretaris Desa hanya memiliki tugas yang sifatnya administratif dalam hal pelaksanaan pemerintahan desa.

Fungsi Sekretaris Desa

Berdasarkan Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 pasal 6 ayat 3 disebutkan bahwa Sekretaris Desa memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :
  1. Melaksanakan urusan ketatausahaan seperti tata naskah, administrasi surat menyurat, arsip dan ekspedisi.
  2. Melaksanakan urusan umum seperti penataan administrasi perangkat desa, penyediaan prasarana perangkat desa dan kantor, penyiapan rapat, pengadministrasian aset, inventarisasi aset, perjalanan dinas dan pelayanan umum.
  3. Melaksanakan urusan keuangan seperti pengurusan administrasi keuangan, administrasi sumber-sumber pendapatan dan pengeluaran, verifikasi administrasi keuangan, dan admnistrasi penghasilan Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, dan lembaga pemerintahan desa lainnya.
  4. Melaksanakan urusan perencanaan seperti menyusun rencana anggaran pendapatan dan belanja desa, menginventarisir data-data dalam rangka pembangunan, melakukan monitoring dan evaluasi program serta penyusunan laporan.

Berdasarkan uraian diatas, dan juga berdasarkan Permendagri Nomor 84 Tahun 2015 pasal 6 ayat 1, perlu kita garis bawahi bersama bahwa kedudukan Sekretaris Desa hanya sebatas sebagai unsur pimpinan sekretariat. Dalam hal pemimpin sekretariat, maka tugasnya hanyalah didalam kantor dan hanya bertanggung jawab dalam hal pengadministrasian di desa secara umum dan tidak terlibat langsung didalam kegiatan-kegiatan yang bersifat lapangan.

Namun, pada kenyataannya, dilapangan, Sekretaris Desa dianggap sebagai orang kedua setelah Kepala Desa. Artinya, jika kepala desa berhalangan hadir dalam sebuah acara ataupun ada sebuah permasalahan yang terjadi di desa namun kepala desa sedang ada kegiatan lain, maka Sekretaris Desa dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab untuk menyelesaikannya.

Masyarakat banyak pun mengganggap bahwa Sekretaris Desa merupakan tangan kanan kepala desa yang mengurusi semua urusan desa jika Kepala Desa Berhalangan. Padahal Sesuai dengan uraian diatas, Sekretaris Desa hanya memeiliki tugas sebatas pengurusan Administratif Desa.

Demikian Tupoksi Sekretaris Desa diatur didalam Permendagri Nomor 84 Tahun 2015. Semoga Bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel