Uraian Tugas Nutrisionis Pertama

Bertemu kembali dengan tugaspokok.com, Kali ini kami akan membagikan tentang Uraian Tugas Nutrisionis Pertama. Sebagaimana telah kita bahas sebelumnya bahwa tugas pokok Nutrisionis diatur di dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 23/KEP/M.PAN/4/2001.

Uraian Tugas Nutrisionis Pertama


Adapun Uraian Tugas Nutrisionis Pertama adalah sebagai berikut:
  1. Menganalisis data gizi, kuliner dan dietetik dan penunjangnya secara deskriptif dalam rangka menyusun planning lima tahunan;
  2. Menganalisis data gizi, kuliner dan dietetik dan penunjangnya secara deskriptif dalam rangka menyusun planning tahunan;
  3. Menganalisis data gizi, kuliner dan dietetik dan penunjangnya secara deskriptif dalam rangka menyusun planning triwulan;
  4. Menganalisis data gizi, kuliner dan dietetik dan penunjangnya secara deskriptif dalam rangka menyusun planning bulanan;
  5. Menganalis data dalam rangka menyusun juklak/juknis di bidang gizi, makanan dan dietetik;
  6. Menganalis data secara deskriptif dalam rangka menyusun pedoman gizi, makanan dan dietetik;
  7. Menganalis data secara standar umum dalam rangka menyusun standar gizi, makanan dan dietetik;
  8. Menyusun rencana standar gizi, makanan dan dietetik pada penyakit yang tida ada komplikasi;
  9. Menganalis data dalam rangka menyusun kebutuhan gizi, makanan dan dietetik individu;
  10. Menganalis uji coba studi kelayakan rancangan juklak/juknis/pedoman/standar/kebutuhan gizi, makanan dan dietetik;
  11. Melaksanakan studi kelayakan rancangan juklak/juknis/pedoman/standar/kebutuhan gizi, kuliner dan dietetik;
  12. Menyusun laporan pelaksanaan studi kelayakan rancangan juklak/juknis/pedoman/standar/kebutuhan gizi, kuliner dan dietetik;
  13. Menyusun usulan untuk menyusun instrumen pengamatan keadaan gizi, kuliner dan dietetik;
  14. Melakukan uji coba instrumen pengamatan keadaan gizi, kuliner dan dietetik;
  15. Menganalisis data pengamatan keadaan gizi, kuliner dan dietetik secara deskriptif;
  16. Mengumpulkan data ihwal sumber daya untuk penanggulangan persoalan di bidang gizi, kuliner dan dietetik;
  17. Mengumpulkan data gizi, makanan dan dietetik serta penunjangnya untuk melaksanakan koordinasi keadaan gizi, pemantauan dan penilaian kegiatan gizi, pembinaan kegiatan perbaikan gizi, makanan dan dietetik pada kegiatan kelompok sasaran tertentu, pencatatan dan pelaporan;
  18. Melakukan pelatihan bagi pengelola institusi pelayanan di bidang gizi, makanan dan dietetik;
  19. Melakukan inventarisasi secara fisik bahan-bahan, materi, pangan, peralatan dan sarana pelayanan gizi setiap tiga bulanan;
  20. Melakukan pengukuran palpasi di unit atau wilayah kerja tahunan;
  21. Mengumpulkan data yang akurat untuk mendeteksi secara dini kekurangan vitamin A pada unit atau wilayah kerja tahunan;
  22. Mengumpulkan data  prevalensi anemi gizi besi (AGB)  di unit atau wilayah kerja tahunan;
  23. Melakukan penilaian hasil pengumpulan data prevalensi anemi gizi besi;
  24. Melakukan penilaian pemeriksaan penunjang meliputi laboratorium, klinik dll;
  25. Melakukan konsultasi diet khusus dengan satu komplikasi;
  26. Melakukan konsultasi diet KEP berat tanpa komplikasi;
  27. Melakukan penyuluhan gizi/diet kelompok;
  28. Melakukan pemeriksaan pada penyediaan makanan biasa;
  29. Melakukan pemeriksaan pada penyediaan makanan khusus;
  30. Melakukan pengawasan harian mutu makanan dan PMT meliputi  standar porsi, standar bumbu, standar resep, standar menu, keamanan dan cita rasa;
  31. Menyusun perencanaan diet sesuai penyakit dan preskripsi diet dengan 2 (dua) komplikasi;
  32. Melakukan penilaian diet klien dalam tim kerja pada kunjungan keliling;
  33. Mengolah data penelitian terapan dalam bidang gizi dan dietetik;
  34. Melakukan referensi gizi sesuai masalah pelayanan gizi, kuliner dan dietetik terhadap penyakit tanpa komplikasi;
  35. Melakukan referensi tenaga dalam pelayanan gizi, kuliner dan dietetik;
  36. Memantau kegiatan pengukuran LILA, IMT, Palpesi, deteksi vitamin A meliputi sasaran, perawatan gizi, standar gizi di tingkat desa dan kecamatan secara tahunan;
  37. Memantau penggunaan dana kegiatan pelayanan gizi, makanan dan dietetik di RS atau institusi lain secara bulanan;
  38. Memantau konsultasi diet khusus, standar khusus meliputi sasaran, macam dan jumlah diet;
  39. Memantau penyuluhan gizi khusus, individu, kelompok meliputi sasaran, macam dan jumlah diet;
  40. Mengevaluasi hasil kegiatan pelayanan gizi terhadap pengukuran TB, BB, umur pada akhir kegiatan secara analitik;
  41. Mengevaluasi hasil kegiatan PMT  di desa, kecamatan di tengah dan di akhir kegiatan pada PMT anak sekolah;
  42. Melakukan Evaluasi terhadap hasil distribusi pelayanan gizi yang meliputi kapsul yodium, kapsul vitamin A, pil besi, obat gizi di desa dan kecamatan pada saat di tengah dan di akhir kegiatan;
  43. Mengevaluasi hasil penyuluhan gizi umum dan khusus meliputi sasaran, macam dan jumlah di akhir kegiatan;
  44. Melakukan evaluasi penggunaan dana kegiatan pelayanan gizi, makanan dan dietetik di kecamatan di akhir kegiatan.

Demianlah Uraian Tugas Nutrisionis Pertama, semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel