Tugas Guru Lengkap

Kali ini tugaspokok.com akan menjelaskan tentang tugas guru secara lengkap. Tulisan ini akan memuat tentang pengertian Guru, Peran guru dan uraian tugas guru. Peran guru disini mencakup tentang peran guru sebagai pendidik dan peran guru dalam pendidikan.

Tugas Guru


Tugas pokok dan fungsi guru sebagaimana tertera dalam UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 35 ayat 1 bahwa beban kerja guru mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik serta melaksanakan tugas tambahan.

Pengertian Guru

Dari segi istilah, sebutan “guru‟ berasal dari bahasa India yang artinya “orang yang mengajarkan tentang kelepasan dari sengsara‟. Guru dapat diartikan sebagai orang yang mempunyai tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam semua aspek, baik spiritual dan emosional, intelektual, fisikal, maupun aspek lainnya.  

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata guru diartikan sebagai orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar Secara legal formal, guru adalah seseorang yang memperoleh surat keputusan (SK), baik dari pemerintah atau swasta, untuk melaksanakan tugasnya. Hal ini didukung dengan adanya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang guru dan dosen BAB I pasal 1 ayat 1 yang berbunyi, “Guru merupakan seorang pendidik profesional yang mempunyai tugas utama untuk mengajar, mendidik, membimbing, melatih, mengarahkan, menilai dan melakukan evaluasi terhadap peserta didik, pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah."

Guru juga diidentifikasi sebagai: (1) orang yang memiliki kharisma atau wibawa hingga perlu untuk ditiru dan diteladani; (2) orang dewasa yang secara sadar bertanggung jawab dalam mendidik, mengajar, dan membimbing anak; (3) orang yang memiliki kemampuan merancang program pembelajaran serta mampu menata dan mengelola kelas dan (4) suatu jabatan atau profesi yang memerlukan keahlian khusus.

Peran Guru

Peran adalah sebuah perangkat tingkah laku yang diharapkan dimiliki oleh orang yang mempunyai kedudukan didalam masyarakat. Sedangkan, guru adalah orang yang pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar. Jadi, peran guru adalah perangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang pekerjaannya mengajar di lingkungan masyarakat.

Guru memiliki beberapa peran yang harus dijalankan. Dalam buku Menjadi Guru Profesional, E. Mulyasa menyebutkan beberapa peran guru, di antaranya adalah sebagai berikut.

Guru sebagai pengajar 

Seorang Guru membantu peserta didik yang sedang berkembang untuk mempelajari sesuatu yang belum diketahuinya, membentuk kompetensi, dan memahami materi standar yang dipelajari. Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi, merubah peran guru dari pengajar yang bertugas menyampaikan materi pembelajaran menjadi fasilitator yang bertugas memberikan kemudahan didalam belajar.

Guru sebagai pelatih

Seorang guru bertugas melatih peserta didik dalam pembentukan kompetensi dasar sesuai dengan potensi masing-masing.

Guru sebagai penasihat 

Peserta didik selalu dan seringkali berhadapan dengan kebutuhan untuk membuat keputusan, dan dalam prosesnya akan meminta bantuan kepada gurunya. Oleh Karena itu seornag guru harus memahami psikologi kepribadian dan ilmu kesehatan mental. Karena hal ini akan banyak menolong guru dalam menjalankan fungsinya sebagai penasihat, yang telah banyak dikenal bahwa ia banyak membantu peserta didik untuk dapat membuat keputusan sendiri.

Guru sebagai model dan teladan

Kepribadian dan apa yang dilakukan guru akan mendapat sorotan peserta didik serta orang di sekitar lingkungannya yang menganggap atau mengakuinya sebagai guru.

Tugas Guru

Guru memiliki banyak tugas, baik yang terikat oleh dinas maupun diluar dinas dalam bentuk pengabdian, apabila dikelompokkan terdapat tiga jenis tugas guru, yakni tugas dalam bidang profesi, tugas kemanusiaan dan tugas dalam bidang kemasyarakatan. Ketiga tugas guru itu harus dilaksanakan secara bersama-sama dalam kesatuan tindakan yang harmonis dan dinamis.
  1. guru merupakan salah satu komponen pendidikan yang paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
  2. Peranan guru menjadi kunci bagi berfungsinya suatu sekolah. Guru merupakan salah satu komponen pendidikan paling berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Tugas pokok dan fungsi guru memang cukup kompleks, melebihi kompleksnya tugas pokok dan fungsi para manajer lainnya. Guru harus mampu berperan sebagai pendidik, manajer, pengadministrasi, penyelia (supervisor), pemimpin, pembaharu, dan penggerak.


Menurut Udin Syaefudin Saud, ada enam tugas dan tanggungjawab guru dalam mengembangkan profesinya yaitu sebagai berikut:

1. Guru sebagai pengajar
Guru sebagai pengajar minimal memiliki empat kemampuan yaitu merencanakan proses belajar mengajar, melaksanakan dan memimpin atau mengelola proses belajar mengajar, menilai kemajuan proses belajar mengajar dan menguasai bahan pelajaran.

2. Guru sebagai pembimbing
Guru sebagai pembimbing memberi tekanan kepada tugas dan memberikan bantuan kepada siswa dalam pemecahan masalah yang dihadapi. Tugas seorang guru ini merupakan salah satu aspek dalam mendidik, karena tidak hanya berkenaan dengan pengetahuan tetapi juga menyangkut pengembangan kepribadian dan pembentukan nilai-nilai siswa.
Sebagai pembimbing, guru memerlukan kompetensi yang tinggi untuk melaksanakan empat hal berikut:
a. Guru harus merencanakan tujuan dan mengidentifikasi kompetensi yang ingin dicapai
b. Guru harus melihat keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran
c. Guru harus memaknai kegiatan belajar
d. Guru harus melaksanakan penilaian

3. Guru sebagai administrator kelas
Segala pelaksanaan dalam proses berguru mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab manajemen yang dikerjakan dengan baik mirip menciptakan planning mengajar, mencatat hasil berguru dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga dan guru telah melakukan tugasnya dengan baik.

4. Guru sebagai pengembang kurikulum
Sebagai pengembang kurikulum guru memiliki peran yang sangat penting dan strategis, karena gurulah yang akan menjabarkan rencana pembelajaran kedalam pelaksanaan pembelajaran dan mengadakan perubahan yang positif pada diri siswa. Diantara peran tersebut adalah:
a. Monitoring kegiatan belajar siswa
b. Memberikan motivasi
c. Menata dan monitoring perilaku siswa
d. Menyedakan dan menciptakan model-model pembelajaran yang akurat
e. Membimbing dan menjadi teman diskusi
f. Menganalisis kebutuhan dan interest siswa
g. Mengembangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan
h. Mengembangkan bahan atau materi pembelajaran
i. Menilai performansi siswa.

Salah satu yang sangat penting dari peran yang dikemukakan di atas yaitu memantau kegiatan belajar siswa, guru hendaknya memahami tentang bagaimana siswa belajar, bagaimana guru dapat memfasilitasi proses belajar mengajar dengan sebaik-baiknya. Konteks belajar meliputi pemahaman tentang siapa siswanya, berapa usianya, minat dan bakatnya, apa tujuan belajarnya, apa media yang digunakan serta sarana dan prasarana yang digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.

5. Guru bertugas untuk mengembangkan Profesi
Tugas guru dalam bidang profesi antara lain ialah mendidik, mengajar dan melatih. Mendidik berarti meneruskan dan berbagi nilai-nilai hidup. Mengajar berarti meneruskan dan berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti berbagi keterampilan-keterampilan pada siswa.

6. Guru bertugas untuk membina hubungan dengan masyarakat 
Tugas guru dalam bidang kemanusiaan di sekolah harus sanggup menyebabkan dirinya sebagai orang bau tanah kedua. Seorang guru harus bisa menjadi simpati sehingga beliau menjadi idola para siswanya. Masyarakat menempatkan guru pada daerah yang lebih terhormat di lingkungannya alasannya adalah dari seorang guru dibutuhkan masyarakat sanggup memperoleh ilmu pengetahuan. Hal ini berarti bahwa guru berkewajiban mencerdaskan bangsa menuju pembentukan insan Indonesia seutuhnya yang menurut Pancasila.

Sedangkan menurut Nana Sudjana tugas guru ada tiga macam yaitu:
a. Guru sebagai pengajar
b. Guru sebagai pembimbing
c. Guru sebagai administrator kelas

Sedangkan tanggungjawab guru dibagi menjadi lima kategori yaitu:
a. Tanggungjawab dalam pengajaran
b. Tanggungjawab dalam memberikan bimbingan
c. Tanggungjawab dalam mengembangkan kurikulum
d. Tanggungjawab dalam mengembangkan profesi
e. Tanggungjawab dalam membina hubungan dalam masyarakat.

Dalam proses berguru mengajar, guru memiliki peran untuk mendorong, membimbing dan memberi kemudahan berguru bagi murid-murid untuk mencapai tujuan. Secara lebih terperinci tugas guru berpusat pada:
1. Mendidik anak dengan titik berat, memberikan arah dan motivasi pencapaian tujuan, baik jangka pendek maupun jangka panjang 
2. Memberikan fasilitas pencapaian tujuan melalui pengalaman belajar yang memadai
3. Membantu perkembangan aspek-aspek pribadi seperti sikap, nilai-nilai dan penyesuaian diri.

Uraian tugas Guru Menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 

guru yang tertera dalam UU No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 35 ayat 1 yaitu:
a. Membuat kelengkapan mengajar dengan baik dan lengkap (program mengajar dan bahan ajar)
b. Melaksanakan kegiatan pembelajaran
c. Melakukan kegiatan penilaian proses belajar, ulangan harian, ulangan umum dan ujian akhir
d. Melaksanakan analisis hasil ulangan harian dan semester
e. Menyusun dan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan
f. Mengisi daftar nilai anak didik
g. Membuat alat peraga
h. Mengikuti kegiatan pengembangan dan pemasyarakatan kurikulum
i. Melaksanakan tugas tertentu di sekolah
j. Mengadakan pengembangan program pembelajaran
k. Membuat catatan tentang kemajuan hasil belajar anak didik
l. Mengisi dan meneliti daftar hadir sebelum memulai pelajaran
m. Mengikuti semua kegiatan kedinasan

Demikianlah Tugas Guru yang dapat kami uraiakan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel