Pengertian Merchandising, Syarat menjadi Merchandiser dan Tugas Merchandiser

Tugas Merchandiser. Merchandiser adalah seorang yang bekerja melakukan merchandising atau petugas yang khusus menangani order produksi baik pesanan maupun order secara langsung. Tugas seorang Merchandiser akan kami jelaskan setelah kami menjelaskan tentang Pengertian Merchandising dan Syarat menjadi Merchandiser.

Tugas Merchandiser

Pengertian Merchandising

Merchandising adalah Pekerjaan penanganan order produksi baik pesanan ataupun order sendiri mulai dari konfirmasi order, pembuatan sampel, pengajuan approval (persetujuan) bahanbahan produksi, pengadaan bahan produksi, rencana produksi sampai penyelesaian produksi hingga produk siap kirim berikut dokumentasi pengiriman dan pembayaran. Pekerjaan merchandising dikerjakan oleh seorang merchandiser atau Follow Up.

Merchandising adalah bagian dari retail mix di mana perusahaan melakukan kegiatan pengadaan produk-produk menurut bisnis yang dijalani toko untuk disediakan dalam jumlah, waktu dan harga sesuai sasaran toko atau perusahaan ritel.

Keberagaman dan variasi barang dagangan merupakan daya tarik tersendiri bagi sebuah ritel. Namun demikian kemampuan untuk mengelola pilihan terhadap keberagaman barang dagangan tersebut juga menjadi faktor yang sangat penting bagi ritel. Maka di dalam merchandising ada yang disebut dengan planogram atau biasa disebut shelv management. Planogram merupakan teknik meletakan barang agar lebih terlihat menarik, kemudian menetapkan letak produk tertentu sesuai dengan shelving yang alurnya disesuaikan dengan alur belanja konsumen.

Berikut beberapa tipe bisnis ritel berdasarkan kategori merchandising, yaitu:
  1. Specialty store: menjual satu kategori barang contohnya apotik, toko perhiasan dan sebagainya.
  2. Grocery store (toko serba ada): menjual sebagian besar kategori barang kebutuhan sehari-hari contohnya Carrefour, Hero, Hypermart, Toserba Selamat.
  3. Department store: sebagian besar barang yang dijual bukanlah kebutuhan pokok, melainkan fashion. Biasanya item grocery hanyalah pelengkap contohnya Ramayana, Matahari, Sogo, Seibu.
  4. Hyperstore: menjual barang dalam rentang kategori barang yang sangat luas. Konsepnya adalah one-stop sopping seperti Carrefour yang ada di Negara asalnya Perancis, tetapi tidak dengan yang ada di Indonesia.


Tugas Merchandiser

  1. Melakukan konfirmasi penempatan order kepada pemesan (sales confirmation)
  2. Membuat perhitungan harga (cost calculations)
  3. Menjabarkan detail order untuk pembuatan sampel produksi
  4. Mempersiapkan approval bahan-bahan produksi 
  5. Melakukan pemesanan bahan-bahan untuk produksi
  6. Membuat rencana produksi dan waktu penyelesaian produksi (time schedule)
  7. Membuat Surat Perintah Kerja (SPK), Order Sheet berikut file lengkap bagi unit produksi dan quality assurance.
  8. Mengikuti proses produksi dan melakukan tindakan yang menjadi kewenangannya agar pesanan sesuai dengan permintaan.
  9. Membuat dokumen-dokumen yang diperlukan bagi proses pengiriman/ pengapalan (shipping instructions) dan penagihan pembayaran
  10. Membuat rekapitulasi penyelesaian order berikut perhitungan rugi-laba


Syarat menjadi Merchandiser

  1. Mampu berkomunikasi baik langsung maupun tidak langsung dan mampu bernegoisasi dengan baik
  2. Sabar, teliti, cermat, dan cekatan 
  3. Fleksibel dalam waktu kerja mengingat adanya perbedaan waktu antar negara
  4. Dapat bertindak tegas namun lugas
  5. Mengenal supplier-supplier bahan baku dan bahan bantu produksi
  6. Memahami bahan baku dan accessories produksi
  7. Mengenal proses produksi garmen secara umum
  8. Mengetahui jenis dokumentasi eksport-import berikut quota, metode pengiriman dan metode Pembayaran
  9. Berupaya selalu menambah wawaasan khususnya mengenai perkembangan industri.


Demikianlah Pengertian Merchandising, pengertian Merchandiser, tugas Merchandiser dan Syarat Menjadi Merchandiser. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel